Lagi, oknum polisi diduga pukul pelajar

ilustrasi: dok. okezone
ilustasi

Gunungkidul. Aksi kekerasan yang dilakukan polisi tidak kunjung reda. Belum usai kasus dugaan pemukulan hinga berakibat tewasnya Rezza Eka Wardhana (16), seorang anggota Polsek Paliyan Gunungkidul Bripka May diduga melakukan pemukulan terhadap Sul (17) siswa SMA Pembangunan I, Wonosari yang juga warga Desa Mulusan, kecamatan Paliyan.

Kasus ini bermula ketika korban pulang dari sekolah dan menyenggol kendaraan milik polisi tersebut pada Selasa sore 6 November. Karena takut, Sul kemudian lari.

Namun Bripka May berusaha melakukan pengejaran hingga tertangkap.“Setelah ditangkap, katanya dia sempat dipukul dua kali dan ditempeleng satu kali,” ucap Kiswanto Warga Desa Mulusan kepada wartawan, Rabu (7/11/2012).
 Tidak hanya itu, korban diminta kembali menuju kompleks Balai Desa Kepek, Wonosari. Dari situlah, si polisi kembali memberikan hukuman.

”Saya diminta untuk menuntun sepeda motor saya dalam keadan mati mesinnya sejauh hampir tujuh kilometer, tepatnya sampai Desa Sodo,Paliyan,” ucap Sul.

Meski tidak menimbulkan luka, namun perlakuan polisi ini jauh dari kode etik profesi. Tadi malam, ratusan warga Desa Mulusan berkerumun di rumah Kepala Desa Mulusan untuk memecahkan kasus yang menimpa warga bersama anggota polisi yang tidak lain adalah bintara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas) desa tersebut.

sumber : berita

Pembunuhan di ponjong


Terjadi pembunuhan di daerah Ponjong, wonosari gunungkidul.
TKP : Jalan arah Tambakromo (pertigaan gimeng)
Info Sementara :
Korban bernama Wawan Yudha Kurniawan warga Trukan Poitan Mandungan, kelurahan Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul berprofesi sebagai Debt Collector. Mayat ini pertama kali ditemukan oleh Taruno Suwito,75, warga dukuh Plataran, Sumbergiri, Ponjong Rabu (7/11/2012) sekitar pukul 07.15 WIBketika hendak berangkat ke ladang.

Saat ditemukan, korban tergeletak di talud ladang sedalam sekitar 2 meter dalam kondisi berlumuran darah. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hitam, kaus putih dan celana hitam dan sepatu hitam.
Motif belum di ketahui secara pasti, masih dilakukan penyelidikan dan olah TKP dari pihak Kepolisian setempat.



 Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan tim forensik Polres Wonosari, Korban tewas dengan luka benturan di kepala yang mengakibatkan retak tempurung kepala.
Tidak jauh dari lokasi korban, tim forensik menemukan batu runcing berlumuran darah yang diduga digunakan oleh pelaku sebagai alat pembunuh. Korban diperkirakan meninggal 8 jam sebelum akhirnya ditemukan warga.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ihsan Amin yang turut meninjau lokasi kejadian mengatakan, pihaknya akan mengotopsi korban untuk mendalami kasus ini. Dia mengatakan, saat ini korban sudah dilarikan di RS Sarjito untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut mas Herdi D’Paint temen saya seorang Bikers, kemaren sore waktu nge Trial bersama temen²nya, sudah melihat koban di sekitar TKP,
dan ternyata esuknya sudah jadi mayat. Berikut foto ² di sekitar TKP :

Jalan arah ke TKP

Korban
korban
Korban Pembunuhan
Setelah Pak Polisi datang
Sebelum olah TKP

Kamus Bahasa Alay Ciyus Miapa?

Mungkin banyak yang penasaran dengan arti kata Ciyus Miapa, Cungguh, Binun, Akooh, Cemungudh, Gudnyus, Masya, Enelan, Lahasia, Macapah, Amaca, Kiyim, Ca oong cih, Maacih, Macama dan masih banyak lagi yang akhir-akhir ini banyak beredar di timeline facebook dan juga update tweet di twitter.

Arti Kata Ciyus Miapah Enelan Macapah Amaca

Berikut arti kata Ciyus Miapah yang bisa Gaptek Update rangkum:
Ciyus: Serius?
Miapah: Demi Apa?
Cungguh: Sungguh?
Binun: Bingung
Akooh: Aku
Cemungudh: Semangat
Gudnyus: Good News
Masya: Masak?
Enelan: Beneran?
Lahasia: Rahasia
Macapah: Sama Siapa?
Amaca: Ah Masak?
Kiyim: Kirim
Ca oong cih: Masak Bohong Sih?
Maacih: Makasih
Macama: Macama

Ciyus Miapa?Bahasa Gaul?Pikir Dulu Sebelum Berucap!!

ciyus? miapa?
masalah buat lo?
terus, gue harus bilang wow gitu?
Sepintas, kata-kata seperti itu terkesan lumrah terdengar sehari-hari. status di blackberry messenger, twit, komentar di facebook serta di percakapan sehari-hari banyak yang mengucapkan kata-kata seperti itu, bahkan kata-kata seperti itu semakin dipopulerkan oleh tayangan komersial di televisi, iklan di baliho serta berbagai media lainnya.
Bagi kebanyakan orang, kata-kata seperti itu dianggap wajar dan lucu jika digunakan. Saat sedang bersantai dan bercanda dengan kawan, terkadang memang perlu ada sedikit banyolan untuk sekedar memperhangat suasana. Namun masalahnya, beberapa orang terkadang mengucapkan banyolan-banyolan seperti itu pada tempat dan saat yang tidak tepat. Yang lebih parah lagi, terkadang banyolan ini diucapkan kepada orang yang tidak tepat, seperti kepada orang yang jauh lebih tua ataupun atasan. Pada saat seperti itu, hal yang dianggap lucu bisa menjadi sesuatu yang dianggap tidak sopan, hasilnya: bisa saja berdampak fatal seperti tindak kekerasan, pemecatan, sanksi dan sebagainya.
Jika diperhatikan, semakin lama kata-kata seperti ini mulai ditirukan anak kecil dalam pembicaraannya dengan teman sebaya atau dengan orang yang lebih tua. beberapa contoh:
G:guru
M:murid
G: hari ini, salah satu teman kita kehilangan ayahnya.
M: terus gue harus bilang WOW gitu?
kira-kira kalau anda menjadi guru tersebut, bagaimana perasaan anda?
dan apa yang akan anda lakukan pada murid tersebut?
B: boss
P: pegawai
B: saya minta tolong kamu periksa data-data penjualan ini
P: ciyus ni? miapah?
bayangkan jika anda adalah boss itu
Dari dua contoh diatas, bisa dilihat bahwa pengaruh dari televisi serta pergaulan jika tidak digunakan di tempat yang tepat, akan menjadi bumerang yang kemudian menghancurkan diri sendiri.
Jadi silahkan anda pilih bagaimana cara anda bertutur kata. apakah anda akan mengikuti trend yang kurang baik atau anda mau menjadi contoh bagi orang lain?
Dan jangan lupa, sebentar lagi ada peringatan Sumpah Pemuda, yang salah satu butirnya menyebutkan:
“Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”
Masi tetep ngotot pengen gaul? ciyus miapah :)
Makan Nih Makanan Alay !

Gitta Cherry, Webmaster Google Pertama Dari Indonesia

Mungkin tidak banyak yang mengenal gadis cantik bernama lengkap Gita Cherry Prabhandhari ini. Gita adalah orang pertama dan satu-satunya ( the one and only ! ) webmaster orang Indonesia yang bekerja di kantor raksasa search engine Google.

Gita gadis penggemar media digital ini lahir di Indonesia, memperoleh beasiswa pasca sarjana melanjutkan kuliahnya di Ritsumeikan Asia Pacific University Jepang dan sekarang bekerja sebagai Search Quality Associate – Indonesian di markas besar Google di kota Dublin Irlandia. Wow..kereeenn euy..!! Inilah srikandi Indonesia yang mendeklarasikan dirinya sebagai Google spam-fighter !! So buat blogger yang hobi nyepam ini dia nih mata-matanya Google khusus buat ngawasin para spammer di Indonesia.


Gita juga adalah orang yang berjasa banyak membantu Kaspar Szymanski (Google Webspam Team) untuk menjawab pertanyaan beruntun dari para blogger Indonesia saat google mengumumkan bahwa “Kontes SEO di Indonesia Melanggar TOS Google” pada bulan Maret 2012 kemarin.

Si manis yang menguasai 3 bahasa Indonesia, Inggris dan Jepang ini punya spesalisasi di bidang Spam Investigation, Digital Media Planning, Web Analytics, Oral History, Social Research dan Web Building. Kemudian karena jabatannya sebagai Search Quality Associate – Indonesian maka Gita memiliki beberapa tugas utama seperti :

* Peninjauan ulang kualitas dan konten situs
* Meningkatkan kualitas hasil pencarian Google dengan mengevaluasi website untuk mengidentifikasi bidang yang menjadi perhatian dan kepentingan
* Bekerja sama dengan tim teknik untuk meningkatkan kualitas pencarian Google
* Mengembangkan dan berbagi praktek untuk penyelidikan pencarian kualitas dan analisis
* Memeriksa dan menganalisis isu-isu kualitas pencarian di indeks Google
* Fokus pada kualitas pencarian Google di Indonesia

Nah itu dia sobat sedikit profil tentang Gita Cherry Webmaster Google Pertama dari Indonesia. Buat yang ingin mengenal lebih jauh atau ingin berkomunikasi dengan mbak Gita silahkan kunjungi akun google plus Gita Cherry dan masukkan Gita dalam lingkaran anda. Sebagai blogger sepatutnya kita turut bangga karena ternyata diluar sana ada seorang webmaster hebat dari Indonesia.

Kaspersky, terbaik versi Majalah Virus Bulletin

Baru-baru ini salah satu majalah di Inggris, Virus Bulletin, mengadakan pengujian komparasi untuk produk antivirus pada platform Windows XP Professional SP3. 
Hasilnya, Kaspersky Endpoint Security 8 for Windows dan Kaspersky Internet Security 2012 mendapat dua penghargaan bergengsi pada pengujian independen tersebut.
Dua produk Kaspersky Lab. itu mengungguli 56 produk lain dalam berbagai pengujian. Salah satu pengujiian terpenting adalah respon terhadap program-program berbahaya pada WildList yang terdiri dari berbagai sampel yang saat ini ditemukan di berbagai lingkungan komputer.

 

Dari pengujian yang menggunakan dua versi WildList, tradisional dan modifikasi, produk Kaspersky memperoleh hasil sempurna dengan mendeteksi 100 persen malware tanpa satupun pendeteksian positif palsu.
Dilakukan juga dua tipe pengujian, on-demand scanning (pemindaian berdasarkan perintah) dan on-access scanning (pemindaian saat mengakses). Hasilnya tidak jauh berbeda, dalam pengujian Reactive and Proactive (RAP) produk korporat Kaspersky Endpoint Security 8 for Windows menetralisir 97,2 persen dan 75,29 persen program-program berbahaya. Merupakan hasil terbaik dari pesaing-pesaingnya.
“Ini bukan pertama kali produk-produk Kaspersky Lab. berpartisipasi dalam pengujian Virus Bulletin dan kami sangat senang melihat produk kami sekali lagi berhasil meraih hasil terbaik. Kami terutama senang karena Kaspersky Endpoint Security 8 for Windows menjadi untuk solusi korporat,” pungkas Oleg Ishanov (Direktur Riset Anti-Malware Kaspersky Lab).
Sumber: infokomputer.com

Mobil Tanpa Sopir Google

Mobil tanpa sopir segera melaju di jalanan Nevada, Amerika Serikat. Sebab, mobil hasil modivikasi perusahaan mesin pencari Google ini telah mendapatkan surat izin jalan dari pemerintah setempat.

Laman BBC, Selasa 8 Mei 2012, melaporkan, mobil tanpa sopir yang pertama kali akan melaju di atas aspal Nevada itu adalah mobil Toyota Prius yang dimodivikasi oleh Google–perusahaan terdepan yang mengembangkan teknologi mobil tanpa sopir. Perusahaan lain juga tengah berusaha mencari izzin serupa di Nevada.

Di bagian kap mobil ini dipasangi kamera, sensor radar, dan serangkaian laser untuk menemukan rambu lalu lintas.

Insinyur dari Google sebelumnya telah menguji coba mobil ini di jalananCalifornia, termasuk melintasi jembatan Golden Gate, Sanfransisco. Namun, saat uji coba itu, mobil ini ditumpangi manusia yang siap mengambil alih kemudi jika sewaktu-waktu sistem perangkat lunak mengalami kegagalan.

Menurut insinyur perangkat lunak, Sebastian Thrun, mobil itu telah berjalan sejauh 140.000 mil tanpa kendala, kecuali menabrak sebuah mobil dari belakang saat di lampu lalu lintas.

Sementara itu, Direktur Departeman Kendaraan Bermotor Nevada, Bruce Breslow, mengatakan kendaraan ini merupakan mobil masa depan. Nevada sendiri telah mengubah peraturan mereka mengenai mobil tanpa sopir ini pada Maret yang lalu. 

Dalam jangka panjang, akan dikeluarkan surat izin kepada masyarakat untuk menggunakan mobil serupa.

Mobil Google ini akan diberi plan nomor merah untuk mengenalinya. Plat nomor itu akan diawali dengan angka 001.

Negara bagian lainnya, termasuk California, juga berencana mengikuti jejak Nevada. Mereka akan mengubah peratutran mereka. “Sebagian besar kecelakaan disebabkan faktor manusia,” kata Senator California, Alex Padilla.

“Dengan menggunakan komputer, sensor, dan sistem lain, kendaraan otomatis bisa menganalisis lingkungannya dengan cepat dan aman.”
Sumber : Vivanews.com